Institut
Raksa Jagadhita


Roleplay group drawing-based dengan cita rasa lokal.
Genre: Slice of life, comedy, supranatural, youth.


Latar Belakang

Sebuah Institut yang berada di daerah perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat. Memiliki bangunan tua dari zaman belanda yang terletak di area yang cukup jauh dari keramaian kota.


Fakultas dan Jurusan

Terdapat 5 Fakultas dengan beberapa jurusan di dalamnya.


Area Kampus dan Fasilitas

Gedung IRJ terdiri dari beberapa bangunan dengan gaya arsitektur Belanda.


Pendaftaran

Ketentuan pendaftaran dan formulir pendaftaran

Latar Belakang


Sebuah Institut yang berada di daerah perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat. Memiliki gaya bangunan tua dari zaman belanda yang terletak di area yang cukup jauh dari keramaian kota. Pada zaman penjajahan Belanda, bangunan dipakai untuk sekolah kasta tinggi (keturunan Eropa dan Priyayi/bangsawan). Dahulu sekolah tersebut merupakan sekolah unggulan dengan sistem pendidikan yang sangat baik, walau awalnya hanya diperuntukkan untuk para keturunan Eropa dan Priyayi, pada akhirnya sekolah tersebut terbuka bagi rakyat pribumi yang memang mampu untuk lulus ujian masuk.

Pada tahun 1900an sekolah tersebut mulai memiliki program sekolah kejuruan yang memiliki fokus keilmuan di bidang sosial dan agrikultur. Kepala sekolah pada masa itu memiliki misi untuk membentuk generasi muda yang memiliki keilmuan yang mumpuni untuk membangun bangsa kelak. Sayangnya pada zaman pendudukan Jepang, sekolah tidak dapat beroperasi maksimal karena Jepang mengalihfungsikan gedung tersebut sebagai tempat pembuatan logam untuk alat perang, mesin kapal dan mesin pertanian.

Setelah kemerdekaan, sekolah tersebut beralih fungsi menjadi perguruan tinggi bernama Institut Raksa Jagadhita. Berasal dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuno, di mana Raksa berarti menjaga/memelihara/melindungi, dan Jagadhita berarti kesejahteraan dunia atau semesta. Untuk beberapa belas tahun Institut tersebut berjalan dengan baik. Namun seiring berjalannya waktu dan modernisasi, gaungnya mulai meredup, tenggelam oleh waktu dan persaingan dengan perguruan tinggi lain.

Di tengah ancaman runtuhnya IRJ, yayasan yang menjadi investor utama Institut tersebut terbelah menjadi dua kubu, satu kubu meminta menutup Institut karena tidak lagi menghasilkan keuntungan; kubu lain bersikeras tetap membuka Institut untuk meningkatkan kembali nama dan kualitasnya, serta tetap berpegang pada tujuan pendiri IRJ untuk memberikan pendidikan pada generasi muda. Setelah berdiskusi dengan pihak IRJ, akhirnya yayasan dan komite dari Institut setuju untuk tetap menjalankan Institut selama 5 tahun sebagai uji coba. Bila dalam 5 tahun Institut Raksa Jagadhita dapat bangkit kembali, maka IRJ akan tetap berdiri; Namun bila dalam kurun waktu 5 tahun IRJ gagal bangkit kembali dan tidak mampu meningkatkan pendapatan, maka IRJ akan ditutup permanen.

TUJUAN
Dalam rangka meningkatkan kualitas, Institut Raksa Jagadhita membuka pendaftaran bagi mahasiswa/i baru baik bagi WNI dan WNA (Bahasa Pengantar Indonesia) dengan harga yang cukup bersaing dibandingkan institut/universitas lain. IRJ juga membuka lowongan bagi dosen baru, baik tetap atau dosen tamu.

Sesuai dengan tujuan pendiri Institut Raksa Jagadhita untuk mencerdaskan anak bangsa, IRJ juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang ingin melanjutkan perguruan tinggi.

Fakultas dan Jurusan


  • Pertanian: Agronomi dan Holtikultura, Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Arsitektur Lanskap, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

  • Teknik: Teknik Mesin, Teknik sipil dan lingkungan, Teknologi pangan

  • MIPA: Matematika, Biologi, Fisika, Kimia

  • Ekonomi dan Bisnis: Manajemen, Akuntansi, Ilmu Ekonomi

  • Ilmu Seni dan Sastra: Seni Rupa, DKV, Sastra Inggris, Sastra Indonesia

Tahun Akademik
Cerita dimulai di semester genap (sekitar bulan Juli). Setiap Jurusan terdiri dari 4 tingkat (4 tahun).

Unit Kegiatan Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa
UKM dibuka sesuai dengan permintaan mahasiswa/i dengan mengajukannya ke pihak kampus. Sampai saat ini UKM yang sudah berjalan adalah Paduan Suara. UKM baru dapat disetujui untuk dibentuk bila sudah terdapat minimal 4 anggota.

BEM sendiri saat ini (pada saat dimulainya cerita grup) dipimpin oleh senior di tahun ke-2, setelah penerimaan mahasiswa baru, akan dibuka lowongan untuk anggota BEM.

Untuk kegiatan UKM dan BEM tidak bisa sepenuhnya dibiayai pihak kampus karena kurangnya anggaran, maka karena itu mahasiswa diperbolehkan untuk menggalang dana dengan cara yang legal dan tidak membahayakan. Kampus akan membantu memfasilitasi penggalangan dana yang diadakan/dilakukan.

Area Kampus dan Fasilitas


IRJ terletak di area dekat dengan kaki gunung di Jawa Tengah, sehingga udara tidak terlalu panas pada siang hari. Kabut kadang turun dari gunung, membuat sekeliling area kampus tidak terlihat jelas. Jarak ke kota terdekat sekitar 30 menit jika menggunakan kendaraan bermotor. Minimarket dan swalayan kecil ada di luar area kampus. Ojek dan delivery online masih bisa ditemukan walau tidak terlalu banyak.

Gedung IRJ terdiri dari beberapa bangunan dengan gaya arsitektur Belanda. Bangunan paling tinggi memiliki 3 lantai. Terdapat 1 gerbang depan dan 1 gerbang belakang. Melewati gerbang depan terdapat sebuah taman di tengah, dengan di sebelah kiri terdapat bangunan administrasi, aula utama, perpustakaan umum, kantin, dan klinik. Di seberang bangunan administrasi terdapat 4 bagian bangunan yang disambungkan dengan lorong di tengahnya, yang membentuk 1 bangunan besar. Dua bangunan berada di samping gedung administrasi adalah asrama laki-laki dan perempuan. Terdapat lapangan olah raga (futsal dan basket) dan beberapa gazebo di area kampus untuk tempat berkumpul dan bersantai.

Staff Kampus
1. Rektor: Prof. Dr. Widyantoro, M.Sc
2. Wakil rektor
3. Dekan 5 orang yang merangkap sebagai kepala jurusan
4. Wakil dekan 5 orang yang merangkap sebagai kepala jurusan
5. Staff Administrasi umum dan Keuangan 2 orang
6. Staff Administrasi akademik 2 orang
7. Office boy 2 orang
8. Laborat 1 orang
9. Satpam 1 orang
10. Perawat tetap 1, dokter on call 1
11. Dosen tidak tetap, datang sesuai panggilan dan jadwal
12. Staff tidak tetap lain, direkrut sesuai kebutuhan
13. Kucing penjaga area kampus 4 ekor

Ketentuan Pendaftaran


OVERVIEW
Grup ini merupakan grup drawing-based 50%, roleplay 30%, writing 20%. Maka karena itu member diharapkan dapat menggambar (atau sanggup untuk memakai jasa commission) bila ada event/prompt grup. Grup akan dijalankan di Discord.

Kenapa harus mengikuti event/prompt? Karena event dan prompt memiliki poin bagi individu yang mengikuti, dan poin tersebut diperlukan untuk lulus ujian semester.

Walaupun grup ini adalah grup yang didesain santai, namun member tetap diharapkan untuk aktif/semi-aktif. Ketidakaktifan member dapat mengakibatkan tidak cukupnya poin yang dibutuhkan untuk lulus ujian semester. Dan seperti perguruan tinggi pada umumnya, ada maksimal tidak naik tingkat sampai mahasiswa di-dropout/dikeluarkan.

TATA CARA PENDAFTARAN
Pada saat enrollment dibuka, author yang akan mengikuti enrollment hanya diwajibkan mengisi gform yang akan dibuka nanti. Boleh menyertakan doodle/sketch bust up penampilan OC sebagai gambaran awal.
Tidak diperkenankan memakai gambar hasil AI, picrew dan sejenisnya. Penggunaan gambar hasil commission diperkenankan dengan mencantumkan nama artist.

*Pembuatan gambar lembar lamaran (application sheets) dilakukan setelah OC diterima dalam grup.

Karena terbatasnya jumlah member yang akan diterima, maka dengan berat hati akan dilakukan seleksi pada saat enrollment grup. Member yang diterima belum ditetapkan jumlah pastinya, namun diperkirakan sekitar 30-50 orang, tergantung jumlah peminat.
Akan didahulukan pemerataan fakultas, yang artinya semakin sedikit yang apply di fakultas yang sepi, semakin besar kemungkinan diterima.

Penilaian untuk penerimaan OC didasarkan pada kesesuaian pembuatan formulir pendaftaran dan segi cerita yang sesuai latar belakang. Bagi OC dengan kewarganegaraan asing, harap diberikan alasan dan cerita bagaimana sampai OC tersebut bisa mendaftar ke IRJ. Karena bahasa pengantar institut merupakan Bahasa Indonesia, diharapkan OC dapat berbahasa Indonesia. Perlu diingat bahwa WNI akan lebih didahulukan untuk diterima dibandingkan dengan WNA.

Warna mata dan rambut tidak harus berwarna realistis seperti orang indonesia (hitam/coklat). Baju yang dikenakan bebas namun harus tetap sopan saat di area kampus.

Bagi yang mendaftarkan OC di atas tahun pertama (bukan mahasiswa baru), harap disertakan cerita OC di tahun sebelumnya/awal tahun ajaran saat masuk.